Ternak Ayam Broiler / Pedaging (3): Chick In

Chick in adalah istilah untuk masuknya anak ayam atau DOC (day old chick) yang akan dipelihara ke dalam kandang. DOC membutuhkan tempat tinggal yang aman dan nyaman agar dapat tumbuh dengan optimal mengingat masa awal pemeliharaan adalah masa yang sangat kritis dan merupakan pondasi untuk pemeliharaan selanjutnya. Untuk itu, persiapan untuk DOC sangat mempengaruhi keberhasilan pemeliharaan ayam broiler / pedaging. Pada masa awal pemeliharaan, anak ayam / DOC sangat membutuhkan dukungan untuk kehidupannya karena belum mampu beradaptasi dengan baik dengan lingkungan, bulu belum tumbuh sempurna, dan daya tahan tubuh anak ayam masih lemah. Jika pada masa awal pemeliharaan berhasil dengan baik, masa pemeliharaan berikutnya akan lebih mudah dan lebih maksimal. Persiapan sebelum chick in meliputi persiapan kandang, pemanas, tempat pakan dan minum, serta tata letak peralatan tersebut di dalam kandang sudah kami tulis pada artikel sebelumnya (silakan baca artikel: Ternak Ayam Broiler / Pedaging (2): Persiapan Sebelum Chick In).

Sumber gambar: http://scontent.cdninstagram.com/t51.2885-15/s480x480/e15/12677628_945583058883319_1055721452_n.jpg?ig_cache_key=MTE4MzA2MjQxOTk4MjI5NDMwNQ%3D%3D.2

 

Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan ketika chick in.

  1. Pemanas dinyalakan minimal 2 jam sebelum DOC tiba (pre-heating) agar temperatur brooder (istilah untuk kandang anak ayam di masa-masa awal) sudah cukup stabil saat DOC masuk dan litter (alas, bisa sekam atau yang lain) sudah menjadi hangat. Saat DOC masuk, suhu brooder kurang lebih 33C.
  2. Sebelum DOC dilepaskan ke brooder, diambil beberapa boks DOC sebagai sampel untuk ditimbang. Agar DOC tidak stres saat ditimbang, caranya DOC ditimbang bersama dengan boksnya. Setelah itu, DOC dikeluarkan dari boks. Kemudian boks ditimbang. Dengan cara ini dapat dilihat rata-rata berat DOC.
  3. DOC yang jelek atau cacat langsung dikeluarkan, sedangkan yang lemah dapat dibantu minum dengan cara mencelupkan ujung paruh ke dalam air yang ditambah dengan sumber energi (misal gula) atau suplemen / vitamin ayam.
  4. Boks dibuka agar DOC keluar dari boks dengan sendirinya dan menyebar pada brooder.
  5. Air minum yang disarankan adalah air gula 2-3% (20-30 gram gula merah per liter air minum). Dapat juga diberi vitamin / suplemen ayam broiler pada air minum. DOC dibiarkan minum air gula/vitamin/suplemen ini kurang lebih selama 2 jam.
  6. Setelah 2 jam, air minum diganti dengan air biasa agar tidak menundang hewan lain seperti semut.
  7. Selanjutnya pakan diberikan sedikit demi sedikit. Pada awal-awal pemeliharaan (sampai 3 hari) frekuensi pemberian pakan bisa 5 – 6 kali sehari karena cara makan anak ayam masih belum bagus dan untuk menghindari banyaknya pakan yang tercecer.
  8. Setelah DOC dilepaskan pada brooder, diamati penyebaran dan tingkah laku DOC di dalam chick guard. Setelah DOC dipastikan dalam kondisi nyaman, dilakukan evaluasi crop fill (isi tembolok) sebagai berikut:

Setelah 6 jam ditebar, minimal 80% tembolok harus berisi pakan dan air.

Setelah 12 jam ditebar, 100% tembolok harus berisi pakan dan air.

  •  Apabila tembolok terlalu keras, berarti ayam kurang minum. Amati temperatur dan ketersediaan air minum.
  • Apabila tembolok terlalu encer, berarti ayam kurang makan. Amati temperatur dan ketersediaan pakan.
  • Apabila tembolok kosong! Amati situasi brooder secara menyeluruh, terutama temperatur dan pencahayaan. Apabila diperlukan, chick guard bisa diketuk secara perlahan-lahan agar anak ayam aktif makan dan minum.

Untuk meningkatkan produktivitas, performa, penyerapan nutrisi, kesehatan, sistem kekebalan tubuh, dll perlu pemberian suplemen nutrisi untuk anak ayam atau DOC. Royal Poultry adalah produk suplemen nutrisi untuk unggas seperti ayam broiler, ayam petelur (layer), bebek / itik, puyuh, ayam kampung super / ayam jawa super, kalkun, merpati, serta unggas yang lain. Produk ini mengandung nutrisi kompleks seperti vitamin, mineral, trace mineral, enzim, asam organik (organic acids), antioksidan, prebiotik mannan oligosaccharide(MOS), beta glucan, dan komposisi lain yang diformulasikan dalam komposisi yang seimbang sesuai standar yang berlaku. Produk ini menggunakan teknologi CAnDS (Chelate Activated Nutrient Delivery System) sebagai Nutrition Delivery System atau sistem pengedaran nutrisi yang akan meningkatkan penyerapan nutrisi tersebut sampai 80%. Komposisi penting seperti vitamin A, C, D, E, B6, dan folat (folate), zinc (seng), selenium, iron (besi), dan copper (tembaga), prebiotik, asam organik, dll yang terdapat dalam produk ini berfungsi untuk meningkatkan kesehatan DOC.

 

Manfaat

Dengan komposisi yang lengkap, ROYAL POULTRY akan memberikan banyak manfaat untuk ayam broiler / ayam pedaging:

Secara Umum:

  • Mempercepat pertumbuhan unggas.
  • Meningkatkan efisiensi penggunaan pakan (konversi pakan lebih baik) sehingga dapat menurunkan FCR.
  • Meningkatkan produktivitas unggas (unggas pedaging, unggas petelur)
  • Meningkatkan daya tahan terhadap penyakit dan stress lingkungan sehingga dapat menurunkan angka kematian.

Untuk Bibit Ayam atau DOC (Day old Chick):

  • Mempercepat pertumbuhan bibit
  • Meningkatkan daya tahan terhadap penyakit dan stress lingkungan sehingga dapat menurunkan angka kematian.

Untuk Induk Ayam:

  • Meningkatkan kualitas telur yang dihasilkan
  • Meningkatkan dan menjaga stabilitas produksi telur

Katalog produk peternakan dan info selengkapnya klik link berikut ROYAL POULTRY.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *